Just another WordPress.com site

MATERI UNTUK KELAS 8

MTS ASIH PUTERA

1. HLOOKUP (lookup_value,tabel_array,row_index_num)

Untuk mencari suatu nilai dari suatu tabel pencarian pada baris yang telah ditentukan dengan metode pencarian mendatar (horizontal). Lookup value adalah nilai yang akan dicari, tabel_array adalah area data pada tabel pencarian dan row_index.num adalah nomor indeks baris pencarian pada tabel pencarian.

Misalnya; untuk mengisi kolom uraian, maka kita mencari KODE dari tabel utama ke tabel 1 pada baris, maka perintahnya adalah:

2. VLOOKUP (lcokup_value,tabel_array,col_index_num)

Untuk mencari suatu nilai, dari suatu tabel pencarian pada baris yang telah ditentukan dengan metode pencarian menurun (vertikal). Lookup value adalah nilai yang akan dicari, tabel_array adalah area data pada tabel pencarian dan cool_index-num adalah nomor indeks kolom pencaraian dari tabel pencarian.Misalnya; untuk mengisi kolom uraian, maka kita mencari KODE dari tabel utama ke tabel 1 pada  kolom 2, maka perintahnya adalah:

atau VLOOKUP (A3,Tabel1,2)

  1. 1. Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP

Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu tabel secara horizontal (HLOOKUP) atau secara vertikal (VLOOKUP). Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :

=HLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Row_index_num,…)

=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num,…)

Dari rumus diatas, dapat dilihat bahwa bedanya hanya pada nomor indeksnya saja, kalau kita pakai HLOOKUP, maka digunakan nomor indeks baris (Row_index_num), tapi kalu pakai VLOOKUP digunakan nomor indeks kolom (Col_index_num). Nomor indeks adalah angka untuk menyatakan posisi suatu kolom/baris dalam tabel yang dimulai dengan nomor 1 untuk kolom/baris pertama dalam range data tersebut.

Langkah-langkahnya :

  1. Untuk mencari nilai akhir dalam angka, arahkan pointer pada sel G10, kita akan menghitung nilai(0-100) dari 4 komponen yang tersedia yaitu TGS 1, TGS 2, TTS, dan TAS. Sesuai dengan masing-masing bobot nilai, tuliskan rumus di bawah ini:

=(C10*0.1)+(D10*0.1)+(E10*0.4)+(F10*0.4)

  1. Selanjutnya untuk G11 sampai G19, tinggal copy-paste dari G10.
  2. Kemudian untuk mengetahui nilai tertinggi dari tugas 1, arahkan pointer ke C20, gunakan fungsi yang sudah disediakan di Microsoft Excel yaitu MAX(…).

=MAX(C10:C19)

  1. Selanjutnya untuk D20 sampai G20, tinggal copy-paste dari C20.
  1. Demikian juga untuk mencari nilai terendah, kita gunakan fungsi Min(…). Arahkan pointer ke C21, ketikkan rumus di bawah ini:

=MIN(C10:C20)

  1. Selanjutnya untuk D21 sampai G21, tinggal copy-paste dari C21.
  1. Untuk rata-rata gunakan fungsi AVERAGE(…), arahkan pointer ke C22.

=AVERAGE(C10:C19)

  1. Selanjutnya untuk D22 sampai G22, tinggal copy-paste dari C22.
  1. Kemudian untuk mengkonversi dari angka ke huruf, kita menggunakan fungsi logika IF(…), arahkan pointer ke H10.

=IF(G10>=85,”A”,IF(G10>=70,”B”,IF(G10>=55,”C”,IF(G10>=40,”D”,”E”))))

10. Selanjutnya untuk H11 sampai H19, tinggal copy-paste dari H10.

11. Untuk mengisi keterangan, kita aka menggunakan fungsi logika IF(…) lagi, arahkan pointer ke I10. Lalu tulis rumus di bawah ini:

=IF(H10=”A”,”SANGAT BAIK”,IF(H10=”B”,”BAIK”,IF(H10=”C”,”CUKUP”,IF(H10=”D”,”

KURANG”,”TIDAK  LULUS”))))

12. Selanjutnya untuk I11 sampai I19, tinggal copy-paste dari I10.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: